Beranda Headline Terlibat Pungli BLT Tanda Tangan Palsu, Warga Gebang Tuntut Kades Mundur

Terlibat Pungli BLT Tanda Tangan Palsu, Warga Gebang Tuntut Kades Mundur

138
0

KENDAL, seputarkendal.com – Puluhan perwakilan warga Desa Gebang Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Selasa (29/03) mendatangi Kantor Kecamatan setempat. Mereka menuntut Kepala Desa Gebang Nurcholis mundur dari jabatannya, karena masyarakat sudah tidak percaya lagi atas kepemimpinannya, dianggap banyak merugikan masyarakatnya.

Puluhan warga Desa Gebang, Kecamatan Gemuh, menggeruduk kantor kecamatan, melakukan audiensi menuntut kepala desa Gebang yang sudah banyak mencederai hati masyarakat untuk mundur.
Warga bermaksud menemui Camat Gemuh, M Fatoni namun karena baru tugas luar di Jakarta maka ditemui oleh Sekretaris Camat dan Kasi Trantib Kecamatan Gemuh. Semua permasalahan disampaikan pada sekcam dan kasi trantib. Bahkan perwakilan warga juga membawa bukti penyelewengan yang dilakukan oleh Kepala Desa Nurkholis.

Salah satu perwakilan masyarakat Gebang Muhamad Munawir menyampaikan, amanah dari warga bahwa kekecewaan warga terkait dengan pemindahan Puskesmas Gemuh II yang terletak di atas tanah milik desa dipindah ke Desa Pucangrejo, sehingga warga yang akan berobat menjadi jauh. Bahkan Puskesmas yang terletak di pinggir jalan pantura ini jauh dari pemukiman warga.

“Pemindahan Puskesmas juga atas usulan dari Kepala Desa, kemudian ada pungutan liar pada penerima BLT, bervariasi ada yang seratus ribu ada yang lebih dari itu, pungli tersebut melalui perangkat desa dengan alasan yang mendapat BLT harus berterima kasih pada yang mengusulkan, selain itu juga telah memalsukan tanda tangan,”ungkapnya.

Warga meminta agar Kades Nurcholis untuk mengundurkan diri, jika tidak dengan bekal bukti bukti yang dipegang perwakilan warga ini akan dituntut melalui jalur hukum. Pihak kecamatan akan memberikan jawaban secepatnya. Sementara jajaran Forkopimcam Gemuh yakni Kapolsek dan Danramil juga akan mengawal kasus tersebut.

Sementara Kepala Desa Gebang Nurkholis saat akan dimintai konfirmasi tidak berada ditempat bahkan kantornya sudah tutup sekitar pukul 11:30 WIB sehingga sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here