Beranda Headline Tebar Ribuan Bibit Ikan, Ali Wardana Gerakkan Industri Rumahan Desa Tambaksari

Tebar Ribuan Bibit Ikan, Ali Wardana Gerakkan Industri Rumahan Desa Tambaksari

345
0

KENDAL, seputarkendal.com – Novel Coronavirus Desease 2019 yang tengah mewabah mulai menggerogoti sendi-sendi perekonomian dari berbagai sektor dan sudah sampai ke pedesaan dampaknya. Antisipasi terjadinya kelangkaan pangan di wilayah Kabupaten Kendal di tengah pandemi Covid-19, Polres Kendal turun tangan untuk mewujudkan ketahanan pangan guna menyikapi jika terjadi hambatan dalam hal distribusi pangan Rabu (15/07).

Langkah yang dilakukan Polres Kendal salah satunya dengan menerapkan Kampung Siaga Candi yang didalamnnya terdapat ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tambak untuk budidaya beraneka jenis ikan dan juga mendorong ekonomi rakyat yang mandiri melalui industri rumahan.

Dalam peresmian kali ini, Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana melaunching Kampung Siaga Candi dan Ketahanan Pangan di Desa Tambaksari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Hadir dalam peresmian ini diantaranya Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Pejabat Utama Polres Kendal, Danramil Rowosari, Camat Rowosari, Kepala Desa Tambaksari dan kepala desa se- Kecamatan Rowosari serta perwakilan warga.

Secara simbolis Kapolres Kendal memotong pita untuk meresmikan Kampung Siaga Candi dan bersama Wakil Bupati serta pejabat lainnya menebar ribuan benih ikan lele di tambak sebagai wujud ketahanan pangan. Di Desa Tambaksari sendiri, warga melakukan budidaya ikan lele, nila dan gurame. Sedangkan di industri rumahan warga membuat jajanan khas Tambaksari seperti sate lele, abon ayam, wingko babat, dan aneka cemilan lainnya.

Kepala Desa Tambaksari Imam Sudibyo mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Desa Tambaksari sebagai Kampung Siaga Candi dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Kendal.

“Mudah-mudahan dengan di launchingnya Kampung Siaga Candi ini Desa Tambaksari bisa lebih maju, lebih kreatif dan lebih handal dalam setiap aspek terutama dalam bidang pangan dalam perekonomian ini,” kata Kades.

Sementara itu Kapolres Kendal menyampaikan dengan dibentuknya Kampung Siaga Candi sebagai upaya-upaya sedini mungkin untuk menumbuhkan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

“Dengan dibentuknya kampung siaga ini tidak diharapkan hanya sebagai retorika saja saat peresmian, namun keberadaannya bisa langsung dirasakan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” terang Kapolres Kendal.

Kapolres juga menambahkan bahwa saat ini di wilayah Kabupaten Kendal dengan dilaunchingnya Desa Tambaksari sudah berdiri sejumlah 265 desa Kampung Siaga Candi dari total 286 desa.

“Diharapkan dengan keberadaan Kampung Siaga Candi ini bisa menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus Covid-19,” pungkas Kapolres.

Selain melaunching Kampung Siaga Candi, Kapolres Kendal juga memberikan bantuan kepada Desa Tambaksari berupa alat penyemprot disinfektan, cairan disinfektan, hand sanitizer serta APD dan juga bantuan sembako untuk warga yang kurang mampu.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here