Beranda Ekonomi Produksi Kayu Jati Perhutani Meningkat

Produksi Kayu Jati Perhutani Meningkat

142
0

BATANG, seputarkendal.com – Situasi Pandemi Covid-19 yang tengah mewabah hingga kini tidak begitu berpengaruh terhadap market perkayuan khususnya kayu jati dari Perum Perhutani. Permintaan kayu memasuki akhir semester ini menunjukan adanya peningkatan yang signifikan, dari target produksi sudah tembus lebih dari 64 persen Selasa (08/06).

Seperti inilah suasana di TPK Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah KPH Kendal Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Stok kayu jati hasil produksi masa tanam 1969. Meski masih dilanda Pandemi Novel Coronavirus Desease 2021, permintaan kayu keras tersebut terus mengalami peningkatan, terlihat produktivitas BKPH Subah terus meningkat dari tahun ke tahun.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Subah, Fatoni, untuk produksi dalam hal ini penebangan kayu plat merah tersebut pada 2021 ditarget sebanyak 18.633 memasuki bulan ke lima atau sekitar 11.236 meter kubik dan sudah tercapai 64 persen atau lebih dari 6.000 pohon. Yang terdiri dari tebangan jenis A2 atau pohon kering, tebang B atau pembersihan, dan tebang E atau penjarangan.

“Target tersebut meningkat dibanding dari sebelumnya yakni tahun 2020 sebanyak 8.350 pohon atau sekitar 9.183 meter kubik, dan hanya tercapai sekitar 9.052 kubik,” katanya.

Sementara itu pihak Perhutani mengeluhkan masih adanya barang bukti kayu jati hasil tebangan pencurian yang statusnya menggantung atau tidak jelas. Perum Perhutani KPH Kendal berharap, pihak Kepolisian Resor Batang segera memberikan status kayu curian tersebut, mengingat permintaan pasar tengah meningkat.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here