Beranda Ekonomi Pasca Lebaran Idul Fitri Harga Daging Ayam di Batang Rp 40 ribu...

Pasca Lebaran Idul Fitri Harga Daging Ayam di Batang Rp 40 ribu Per Kilogram

217
0

BATANG, seputarkendal.com – Empat hari pasca hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, sejumlah komoditas kebutuhan dapur terpantau masih terjadi tren kenaikan yang signifikan, Senin (17/05). Harga daging ayam potong disejumlah pasar tradisional Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terpantai mencapai Rp 40 ribu perkilogramnya.

Seperti inilah suasana di pasar tradisional Plelen yang berlokasi di pinggir jalan nasional trans Jawa Pantura Alas Roban Desa Plelen Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, Jawa Tengah, para pedagang dan pembeli tengah melangsungkan transaksi jual beli usai libur lebaran.

Meski lebaran Idul Fitri sudah usai, namun sejumlah komoditas kebutuhan rumah tangga khususnya urusan dapur saat ini masih terpantau cenderung terjadi tren kenaikan. Sebagaimana yang dikatakan salah satu pembeli, Eka, khusus daging ayam potong ini misalnya, dari harga normalnya dikisaran Rp 30.000 sampai Rp 32.000 kini meroket tajam sekitar Rp 40.000 perkilogramnya. Melambungnya harga daging ayam potong tersebut dikeluhkan para ibu-ibu rumah tangga, meskipun demikian mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan yang ada.

“Ya gimana lagi saat ini harganya tengah naik ditengah musim lebaran, mau ndak mau ya harus dibeli, dan berharap semoga segera turun bisa stabil kembali,”pintanya.

Sementara itu salah satu perwakilan pedagang daging ayam potong di pasar tradisional Plelen, Pariyem menjelaskan, harga daging ayam ini fluktuatif. Khusus lebaran tahun ini hingga pasca hari raya Idul Fitri, harga daging ayam terus mengalami kenaikan, hingga mencapai Rp40.000 perkilogramnya.

“Tren kenaikan harga tersebut diduga lantaran meningkatnya daya beli masyarakat dari sebelum hingga sepekan pasca lebaran tidak diimbangi dengan suplai, sehingga barang langka namun konsumsi meningkat tajam, harga dipastikan naik,”ungkapnya.

Intervensi harga dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UMKM Pemerintah Kabupaten Batang, sangatlah ditunggu, guna menstabilkan harga di pasaran. Seperti operasi pasar dan sebagainya sehingga masyarakat tidak terbebani kebutuhan hidup yang lebih mahal.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here