Beranda Headline OW Pantai Cahaya Dijadikan Contoh Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

OW Pantai Cahaya Dijadikan Contoh Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

64
0

KENDAL, seputarkendal.com – Polres Kendal bersama Pemerintah Kabupaten Kendal melaunching Wisata Siaga Candi Tahun 2020 Pantai Cahaya, di halaman kompleks WSI Desa Sendangsikucing Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal Selasa siang (07/09) tadi.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Moh. Toha, Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana, Dandim Kendal Letnan Kolonel Inf Iman Widhiarto, Direktur Utama Pantai Cahaya Yanuar Handoko, Kepala Disporapar Kendal Agung, Forkopimcam Rowosari dan Kepala Desa Sendangsikucing beserta para perangkatnya.

Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana menjelasakan, dibukanya pantai wisata ini untuk mendorong masyarakat agar lebih produktif, karena ketika wisata dibuka tetap harus menggunkan protokol kesehatan. “Diharapkan dibukanya kembali wisata ini dapat mendorong masyarakat lebih produktif, dan masyarakat yang datang harus tetap patuhi protokol kesehtan,” tuturnya.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat, baik saat hendak bernagkat ke tempat wisata atau sesudah sampai ke tempat wisata harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, juga mengajak bersama-sama mencegah penyebaran virus Covid-19.

Dandim Kendal Letnan Kolonel Inf Iman Widhiarto, dalam sambutannya mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 semuanya harus melakukan  ikhtiar jasmani dan rohani. “Jasmani kita harus mengetahui protokol kesehatan, yaitu dengan memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak, dan yang kedua meminta pertolongan dengan berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari penyebaran virus, dan semoga Pantai Cahaya  ini bisa kembali menjadi tempat wisata, dan yang terpenting bisa bermanfaat bagi warga setempat dan seluruh masyarakat di Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kendal Moh Toha mewakili Bupati Kendal, Mirna Annisa berharap dengan di Launchingnya Wisata Candi ini agar dapat menjadi salah satu pemasukan bagi ekonomi di wilayah Kendal. Selain itu juga dapat menjadi model percontohan bagi objek wisata yang Iainnya, agar selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam pengelolaannya.

Ia juga meminta kepada Direktur Pantai Cahaya dan semua pihak untuk selalu memerhatikan imbauan dari pemerintah mengenai protokol kesehatan. Lakukan persiapan perbaikan dan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat dan aman. Semuanya narus dipersiapkan sejak dini untuk menerima wisatawan yang berkunjung disini.

“Hal lni sangat penting, karena pandemi telah membuat perilaku manusia berubah. Masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan dan keamanan termasuk dalam melakukan aktivitas berwisata. Selain itu juga dilakukan terus-menerus imbauan untuk selalu waspada dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan (untuk selalu cuci tangan, memakai masker disaat keluar rumah. dan jaga jarak fisik),” pinta Sekda.

Muh Toha juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal telah mengatur pelaksanaan penanganan penyebaran Covid-19 melalui Perbup 51 tahun 2020 yang kemudian diubah dengan Perbup 56 tahun 2020.

Nampak pula Kadisporapar Kendal, Agung Setiawan, Direktur Utama PT Wersut Seguni Indonesia (WSI), Yanuar Handoko, beserta jajaran Forkopimcam Rowosari serta Pemerintah Desa Sendangsikucing.

Seluruh pengunjung yang datang menghadiri acara, diperiksa suhu badannya terlebih dahulu oleh tim kesehatan yang dipersiapkan oleh pengelola Pantai Cahaya.

Sementara itu Direktur Utama PT WSI, Yanuar Handoko kepada wartawan mengatakan, sejak dibuka pada Juni lalu, Pantai Cahaya selalu mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan aturan.

“Pengunjung kami wajibkan memakai masker, kemudian diperiksa sebagaimana plstandar protokol kesehatan salah satunya dengan cek suhu tubuh dan kami wajibkan mencuci tangan sebelum masuk wisata,” jelas Yanuar.

Dirinya juga mengaku, selama dibuka pengunjung sudah mulai berdatangan dari berbagai daerah. Rata-rata ingin menikmati wahana pantai, mini zoo dan tempat bermain anak, serta pentas lumba-lumba. Namun dirinya mengaku, untuk pendapatan belum sesuai target.

“Ya pelan-pelan dulu karena masih masa pandemi. Semua wahana sudah beroperasi, kecuali kolam renang. Karena kami masih menunggu SOP dari pemerintah tentang aturan operasional kolam renang,” ungkap Yanuar

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemukulan kentongan oleh Kapolres Kendal, dan selanjutnya meninjau lokasi wisata Pantai Cahaya serta diakhiri menonton atraksi ikan cerdas lumba-lumba.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here