Beranda Headline Nasib Perbatasan, Gedung Kantor Kecamatan Gringsing Terbiarkan Rusak

Nasib Perbatasan, Gedung Kantor Kecamatan Gringsing Terbiarkan Rusak

13
0

BATANG, seputarkendal.com – Seolah sudah menjadi hal yang biasa di negeri Indonesia ini nasib suatu daerah di perbatasan yang masih banyak kurang tersentuh hiruk pikuk gelontoran dana pembangunan. Di Kabupaten Batang, terdapat kantor pelayanan masyarakat yakni gedung Kecamatan Gringsing kondisi bangunanya sudah lapuk dan bagian atap mulai rusak, puluhan tahun nyaris tak tersentuh pembangunan yang digencarkan pemda setempat Jumat (14/02).

Kerusakan bangunan sudah nampak terlihat dari depan pintu gerbang Kantor Kecamatan Gringsing, saluran air atau drainase rusak. Belum masuk kedalam, dari luar nampak dinding bangunan temboknya pada mengelupas lantaran lapuk dimakan usia.

Masuk ke bagian ruang tamu nasibnya serupa, bahkan sampai di ruang staf para pegawai juga sama tembok dinding bangunan sudah lapuk serta mengelupas. Bagian atap yang terbuat dari esbes juga banyak ditemukan rusak dan terlepas serta berlubang. Tak seharusnya bangunan yang dijadikan kantor untuk melayani masyarakat tersebut seperti gedung tua yang tak terawat.

Salah seorang warga yang tengah menunggu antrian pelayanan di kantor Kecamatan tersebut merasa prihatin melihat kondisi bangunan sebuah gedung milik pemerintah kondisinya sudah banyak yang rusak. “Sudah saatnya bangunan yang sudah berusia puluhan tahun tersebut dipugar,” ungkap Nasifah.

Sementara itu salah seorang Kepala Desa yang tengah berkunjung ke Kantor Kecamatan Gringsing sangat menyayangkan melihat bangunan kantor pemerintahaan tersebut sudah rusak. Tembok pada mengelupas serta banyak atap yang berlubang atau rusak termakan usia.
“Sudah seharusnya pemeriintah Kabupaten Batang mengalokasikan anggarannya untuk merekonstruksi kantor milik kecamatan paling ujung timur di pemerintah daerah Kabupaten Batang tersebut,” jelas Kades Ketanggan Saefudin.

Dari penelusuran Kantor Kecamatan Gringsing tersebut dibangun sekitar 1970 an, sampai 2020 ini belum tersentuh lagi anggaran pembangunan gedung baru. Kecamatan Gringsing sendiri dari ibu kota Kabupaten jaraknya sekitar 53 kilo meter, namun tak seharusnya menjadi alasan daerah perbatasan kurang diperhatikan, justru harus menjadi lanscapenya Kabupaten Batang sebagai pintu gerbang setelah dari Kabupaten Kendal.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here