Beranda Headline Melerai Pertengkaran Kakak dengan Tetangga, Malah Tewas Tersabet Parang

Melerai Pertengkaran Kakak dengan Tetangga, Malah Tewas Tersabet Parang

12533
0

BATANG, seputarkendal.com – Nahas, Bermaksud melerai pertengkaran saudara dengan tetangganya malah jadi korban tersabet parang pelaku yang sudah menyimpan dendam kesumat. Diduga korban tewas lantaran pendarahan hebat, disebabkan sabetan parang yang menancap di pelipis kepala Pujo Kasianto warga Desa Kalibalik, Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang, Jawa Tengah Jumat (30/04).

Korban tewas akibat sabetan parang yakni Pujo Kasianto, 37, sebagaimana video amatir milik warga bernama Erwin menunjukkan korban tengah sekarat dan tersungkur di teras rumah warga tak jauh dari tempat kejadian perkara Kalibalik Tengah RT 2 RW2 Desa Kalibalik, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah sekitar pukul 10:00 wib Kamis (29/04) pagi.

Korban mengalami pendarahaan hebat langsung dievakuasi warga dengan menggunakan ambulance desa setempat, namun akibat luka di kepala yang cukup parah membuatnya harus meregang nyama di Rumah Sakit Umum Daerah Limpung Kabupaten Batang. Siang tadi korban langsung dimakamkan ke tempat pemakaman umum desa (TPU) setempat diantar langsung bersama masyarakat serta famili korban dalam hal ini yang di tolong korban ikut melayat hingga ke pemakaman.

Menurut salah seorang warga, Turodi, menjelaskan saat itu Selamet Puji Mekarwati, 40, tengah menanam bunga melati di halaman rumahnya, tak lama pelaku pembunuhan, Ilham, 16, yang rumahnya berdampingan tersebut menghampiri dan menanya ibu-ibu yang tengah bercocok tanam melati tersebut. Perbincangan mulai panas hingga sempat terjadi saling dorong, korban tewas Pujo Kasianto yang tengah tidur di dalam rumah Selamet Puji Mekarwati yang tak lain saudara kandungnya tersebut mendengar suara keributan, sontak keluar dan berusaha melerai supaya tidak berbuntut panjang.

“Tak terima dilerai, pelaku pulang mengambil sebilah parang lalu mengarahkan dan tertancap di pelipis kepala korban hingga akhirnya berusaha menyelematkan diri namun sudah sempoyongan dan menjauh dari pelaku, hingga akhirnya korban tersungkur di teras rumah warga kemudian dievakuasi warga menggunakan ambulans desa,”ungkapnya.
Keluarga pelaku tersebut merupakan pendatang, namun dalam menjalin komunikasi dengan tetangganya kurang bagus, bahkan sebelumnya sempat mengancam ke orang tua korban dengan nada akan dibunuhnya, dan besar kemungkinan lantaran dendam kesumat yang belum terlampiaskan karena sebelumnya juga sudah sempat dimediasi oleh pemerintah desa setempat.

Sementara itu pelaku tindak kekerasan yang menyebabkan tewasnya seseorang kini sudah diamankan pihak yang berwajib. Hingga kini petugas kepolisian Yakni Polsek Limpung Resort Batang belum bisa dimintai keterangan terkait kasus yang kini tengah jadi buah bibir masyarakat setempat.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here