Beranda Ekonomi Harga Daging Ayam Meroket, Warga Batang Pilih Konsumsi Ceker

Harga Daging Ayam Meroket, Warga Batang Pilih Konsumsi Ceker

74
0

BATANG, seputarkendal.com – Jelang Ramadhan mayoritas kebutuhan dapur di berbagai daerah saat ini menunjukan tren kenaikan harga, tidak ketinggalan harga daging ayam yang terus meroket tajam. Akibat tingginya harga daging ayam sayur membuat sebagian masyarakat di Kabupaten Batang Jawa Tengah mulai tak sanggup membelinya dan beralih mengkonsumsi jeroan dan cekernya saja, Kamis (08/04).

Tren kenaikan harga hampir dialami mayoritas kebutuhan dapur yakni sembilan pokok karena tengah memasuki hari besar keagamaan tersebut seakan sudah menjadi tradisi. Hal tersebut sebagaimana yang tengah terjadi di Pasar Tradisional Kabupaten Batang, Jawa Tengah, khusus daging ayam potong saat ini harganya tidak seperti biasanya dikisaran Rp 30 ribu hingga Rp 33 ribu perkilogramnya.

Meskipun saat ini stok masih terbilang normal dan lancar, namun entah kenapa harga bisa melambung tinggi sejak seminggu terakhir ini. Salah satu pedagang, Turipah menduga kenaikan harga tersebut karena ramainya permintaan pasar terlebih menghadapi bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.

“Daging ayam sendiri harganya memang fluktuatif, dari normalnya dikisaran Rp 30 an ribu, saat ini sudah tembus menjadi Rp 38 ribu per kilogramnya,” katanya.

Meroketnya harga daging ayam potong tersebut ditanggapi serius oleh warga, karena harga terlalu tinggi dirinya terpaksa harus mengganti belanja daging menjadi hanya membeli ceker yang harganya jauh lebih murah.
“Harga ceker ayam sendiri lebih murah dari pada daging, yakni dikisaran Rp 20 an ribu hingga Rp 25 ribu perkilogramnya,” jelas Erni.

Peran serta pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok jelang Ramadhan ini sangatlah perlu dilakukan guna menjamin ketersediaan pasokan yang berimplikasi pada harga.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here