Beranda Headline Forkompinda – Keluarga Hadiri Pelantikan Bupati Kendal Live Streaming di Gedung Gradika

Forkompinda – Keluarga Hadiri Pelantikan Bupati Kendal Live Streaming di Gedung Gradika

17
0

KENDAL, seputarkendal.com – Pelantikan bupati dan wakil bupati serentak di Provinsi Jawa Tengah Jumat (26/02), Ada 17 Kebupaten Kota yang di lantik langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo, pelantikan di laksanakan di gedung Gradika. Acara pelantikan juga di siarkan langsung oleh diskominfo Jateng, sehingga bisa disaksikan masyarakat secara langsung via streaming youtube.

Seperti ini persiapan untuk menyaksikan pelantikan Bupati Kendal, Dico Mahtado Ganinduto dan Windu Suko Basuki, yang dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Tengah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kendal di Semarang.

Berbagai karangan bunga ucapan selamat memenuhi lingkungan kantor Bupati Kendal. Selain itu nantinya setelah dilantik Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati akan di arak dengan menggunakan kereta kencana yang ikuti oleh pejabat structural. Keluarga bupati dan wakil bupati beserta ASN lainya, mulai dari depan kantor DPTMPT setempat menuju Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kendal, Winarno mengatakan, ada tiga kepala daerah yang dilantik langsung oleh Gubernur Jateng, yaitu kepala daerah Kabupaten Kendal. Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Pelantikan akan dilakukan secara virtual yang diikuti kepala daerah lainnya di daerah masing-masing. Setelah mengikuti pelantikan di Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Kendal langsung kembali ke Kendal untuk mengikuti acara ramah tamah dengan anggota forkopimda, pimpinan DPRD dan ketua Partai Politik di Pendopo Kabupaten.

“Sebelum masuk ke Pendopo Tumenggung Bahurekso, terlebih dulu dilakukan kirab penyambutan Bupati dan Wakil Bupati menggunakan kereta kencana, mulai sebelah timur alun-alun kendal sampai pintu gerbang kantor bupati, dalam acara nanti juga akan ada tausiah dari ustad maulana,”katanya.

Winarno menambahkan, dalam acara tersebut di tengah Pandemi Covid_19 tetap mengedepankan protokol kesehatan, sehingga nantinya yang ada di dalam pendopo dibatasi hanya pejabat Forkompomda, keluarga bupati dan wakil bupati serta perwakilan partai pengusung dan pendukungnya. Sedangkan pejabat lain berada di kanan kiri pendopo dengan tetap mengedepankan prokes.

Selain itu uintuk menghindari kerumunan massa maka tiap kecamatan juga diadakan melihat langsung menggunakan daring.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here