Beranda Headline Anggota DPRD Kendal Tewas Tersambar Kereta Api Saat Gowes

Anggota DPRD Kendal Tewas Tersambar Kereta Api Saat Gowes

18
0

KENDAL, seputarkendal.com – Nekat menerobos palang pintu perlintasan kereta api, seorang anggota DPRD Kabupaten Kendal Jawa Tengah yang tengah bersepeda, tewas tersambar KAI. Korban ditabrak moda transportasi massal Kereta Joglosemarkarto, di perlintasan KA Kalibendo Kaliwungu Kendal Sabtu siang (27/02) tadi.

Seperti dalam video amatir terlihat, kerabat anggota DPRD Kendal Jawa Tengah, Muhammad Thohir dari Fraksi Partai Persatuan pembangunan (PPP) histeris melihat korban tergeletak tidak sadarkan diri di rel kereta api. Korban yang sedang gowes sendirian ini tertabrak, dan tewas setelah dibawa ke rumah sakit Darul Istiqomah Kaliwungu.

Menurut penjaga perlintasan Sutrisno, korban warga Mororejo Kaliwungu ini hendak perjalanan pulang gowes, melaju dari arah selatan. Sampai diperlintasan kereta api Kalibendo, pintu palang sudah ditutup petugas karena ada dua kereta api yang melintas. Dua kereta melintas hampir bersamaan yakni KA 2704 barang dari arah barat, dan KA 189 Joglosemaraketo dari arah timur.

Pintu tertutup dan korban menerobos perlintasan, diduga korban tidak mengetahui, akan ada dua kereta api yang melintas, sehingga saat menerobos korban tertabrak kereta api dari arah timur,”ungkapnya.

Korban juga sudah diteriaki warga yang berhenti menunggu kereta api melintas, tetapi tetap saja menerobos dan tertampar KA 189 Joglosemarkerto jurusan Jogjakarta-Solo-Semarang-Purwokerto. Sepeda milik korban patah dan korban tergeletak di rel dengan luka di bagian kepala serta kaki.

Menurut dokter jaga, Frins Aisiya korban sempat dibawa ke RS Darul Istiqomah Kaliwungu, namun dalam perjalanan nyawanya tidak dapat diselamatkan, korban sudah meninggal saat akan ditangani petugas kesehatan.
“Korban meninggal lantaran mengalami luka berat akibat benturan keras di bagian kepala,” terangnya.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa sejumlah saksi. Sepeda korban diamankan sebagai barang bukti, sementara jenazah korban usai divisum langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here