Beranda Headline 3 Terduga Teroris Alas Roban Jaringan JAD Ditangkap Densus 88

3 Terduga Teroris Alas Roban Jaringan JAD Ditangkap Densus 88

112
0

BATANG, seputarkendal.com – Detasemen khusus 88 Polda Jawa Tengah kembali menangkap 3 terduga teroris yang bermarkas di Alas Roban Subah Kabupaten Batang, Jawa Tengah Rabu pagi (20/05). Ketiganya dibekuk polisi di lokasi yang berbeda dalam waktu bersamaan, sejumlah barang bukti dari penggeledahan rumah berhasil diamankan petugas.

Ketiga terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 yakni Selamet Rudlu 63 tahun, dan Misbahudin 35 tahun, keduanya adalah satu keluarga, ayah dan anak warga Ngepung RT VII RW I Desa Subah, dan yang satunya bernama Muhammad Saeful, 27, bertempat tinggal di Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Dalam waktu bersamaan detasemen khusus 88 antiteror Polda Jawa Tengah, menyergap ketiganya ditempat terpisah. Selamet Rudlu yang merupakan pengusaha tahu tempe diringkus dalam keadaan tengah tidur di rumahnya, sedangkan anaknya yang bernama Misbahudin tersebut ditangkap di depan masjid saat perjalanan menuju ke Pasar Tradisional Subah. Sedangkan Muhammad Saeful ditangkap saat berada di rumah kontrakannya Desa Sengon, ketiganya ditangkap tanpa adanya perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolda Jawa Tengah.

Sementara itu, tetangga terduga teroris mengaku sangat terkejut saat adanya penangakapan dan dilanjutkan penggeledahan di rumahnya.

“Misbahudin yang keseharianya dagang perlengkapan plastik di pasar tradisional Subah yang tak jauh dari rumah tinggalnya merupakan pribadi yang keras dan tertutup dengan lingkungan sekitar,” terang Muhammad Syamsudzuha.

Sementara itu Kepala Desa Subah, Krisianto saat berada di rumah terduga teroris Selamet Rudlu yang diduga menjadi penyandang dana atau donatur JAD tersebut menjelaskan, ayah dan anak ini ditangkap oleh tim Detasemen Khusus 88 antiteror lantaran dugaan terkait dengan jaringan yang sama yakni dua terduga teroris Wandi dan Muchtar yang ditangkap sebelumnya tinggal dalam satu kompleks Dukuh Ngepung, Desa Subah.
“Usai penggeledahan petugas berhasil mengamankan flashdisk, HP, dan buku pedoman keagamaan, serta kartu identitas,” jelas Krisianto.
“Padahal saya sendiri kesehariannya sampai minta kebutuhan apapun dengan Pak Selamet Rudlu, sehingga adanya penangkapan ini sangat mengejutkan. Memang saat ngobrol pernah ikut jamaah NII dan sempat juga satu aliran dengan kedua tetangganya yang sudah diamankan polisi terlebih dahulu,” tuturnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, ketiga terduga teroris tersebut beserta barang bukti langsung di bawa ke markas Densus 88 Mapolda Jawa Tengah.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here