Beranda Ekonomi 3 Kurir Sabu Jaringan Internasional Dibekuk BNN

3 Kurir Sabu Jaringan Internasional Dibekuk BNN

50
0
KURIR - Tiga kurir sabu jaringan internasional berhasil dibekuk petugas BNN.

KENDAL, seputarkendal.com – Tiga kurir narkoba jaringan internasional berhasil ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah dan BNN Kabupaten Kendal. Para tersangka menggunakan modus dengan memasukan narkoba jenis sabu seberat 101,74 gram, kedalam anus dan dibawa dari Batam menuju Kendal. Para kurir ini mendapatkan imbalan Rp10 juta saat mengantarkan ke pembeli di wilayah Cepiring, Kendal.
Pengungkapan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 101, 74 gram ini kerjasama BNN Provinsi Jateng, Bea Cukai Semarang dan BNNK Kendal serta Polres Kendal.
Narkoba jenis sabu yang dibawa tersangka Haryadi warga Kota Batam dan Kisro warga Montongsari Weleri Kendal dimasukan kedalam anus untuk mengelabuhi petugas di bandara. Sesampainya di bandara Juanda, kedua kurir kemudian mengeluarkan sabu dan membawanya dengan jalur darat menggunakan bus antarkota antarprovinsi.
Sampai di Semarang, keduanya berganti angkutan dengan taksi menuju Kendal untuk mengantarkan pesanan sabu kepada Agus warga Ringinarum, Kendal . Petugas BNN yang sudah mengikuti tersangka kemudian menangkapnya di wilayah Kaliwungu sebelum sabu diserahkan kepada pemesan.
Kepala BNNP Jateng, Brigjen Benny Gunawan mengatakan penyelundup narkoba ini merupakan jaringan internasional. Sabu yang dikirim dari Batam disebar ke seluruh wilayah di Indonesia seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan wilayah Batam.

“Modusnya dengan memasukan sabu seberat 101, 74 gram kedalam anus dan kemudian dikeluarkan di Surabaya,” katanya saat jumpa pers di BNN Kendal Rabu (26/02/2020)
Sementara itu salah satu tersangka, Haryadi mengaku dirinya hanya diminta mengantarkan barang ke Kendal dengan pesawat dari Batam ke Surabaya kemudian ke Kendal dengan jalan darat.
Petugas mengamankan barang bukti sabu dan alat komunikasi sedangkan tersangka bakal dijerat dengan pasal 114, 112 dan 132 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati. (nal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here