Beranda Headline Walikota Ingatkan Masa Pilkada LPPL Tetap Netral

Walikota Ingatkan Masa Pilkada LPPL Tetap Netral

25
0

KOTA PEKALONGAN, seputarkendal.com – Pemerintah Kota Pekalongan memiliki Lembaga Penyiaran Publik Lokal yakni Radio Kota Batik (RKB) dan Batik TV. Selain itu juga menyampaikan informasi dan pemberitaan melalui website pekalongankota.go.id yang dikelola oleh Tim Komunikasi Publik Dinkominfo atau pemberitaan yang diinformasikan melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. Mengingat peran LPPL dan lainnya ini sebagai corong pemberitaan, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz menekankan netralitas pemberitaan.

“Kami memang telah berkomitmen untuk netral, termasuk para ASN di bawah kepemimpinan saya. Tentu ini harus dibarengi dengan pemberitaan yang netral, LPPL Batik TV, LPPL RKB, Dinkominfo, dan Bagian Protokol juga harus netral,” tegas Walikota Saelany saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (08/10).

Saelany berharap LPPL bisa menjaga netralitasnya di tahun politik ini dan bisa memberitakan secara objektif dan berimbang sehingga menjadi corong pemberitaan. Menurutnya, ke depan peran LPPL di Kota Pekalongan menjadi lembaga yang membawa misi kedamaian, persatuan dan kesatuan.

“Melalui pemberitaan dan informasi yang netral mari kita ciptakan Kota Pekalongan yang lebih baik dan kondusif dalam penyelenggaraan pilkada akhir tahun ini,” tutur Saelany.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaran Penyiaran Lembaga Penyiaran Publik, LPP berperan sebagai media informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan program sosial, serta pelestari budaya bangsa dengan senantiasa berorientasi kepada kepentingan seluruh lapisan masyarakat.
“LPPL harus menetralkan setiap informasi yang berkembang, khususnya berita hoaks,” kata Saelany.

Sementara itu, Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Yos Rosyidi telah memberikan pengarahan kepada LPPL Batik TV, LPPL RKB, dan Tim Komunikasi Publik di bawah naungannya agar bersikap netral dalam gelaran Pilkada.
“Media memiliki pengaruh yang besar dalam membangun opini publik, oleh karena itu LPPL Batik TV, RKB dan Tim Komunikasi Publik Dinkominfo dalam bekerja harus profesional guna membangun kondusivitas wilayah,” tandas Yos.

Yos meminta agar berita yang diinformasikan ke masyarakat tidak boleh ada keberpihakan di salah satu pasangan calon.
“Hati-hati dalam meliput suatu acara maupun membuat konten berita, jika itu menyangkut informasi Pilkada maka sumber informasi yang didapat harus dari instansi yang berwenang,” pungkas Yos.(ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here